Sungguh sangat disesalkan pertandingan final leg pertama antara TIM Garuda vs TIM Malay di Stadion Bukit Jalil di nodai dengan perbuatan supporter malay yang arogan dengan menembakkan sinar laser dengan sengaja ke para pemain TIMNAS Garuda, perbuatan supporter malay tersebut sempat membuat pertandingan terhenti karena penjaga gawang Markus merasa terganggu dengan ulah supporter malay tersebut, sebenarnya hal tersebut juga membuat protes dari tim Vietnam yang sempat terganggu pada saat pertandingan merebutkan ticket ke semifinal tapi entah apa yang dilakukan oleh pihak keamanan dari stadion Bukit Jalil seolah-olah di biarkan saja tanpa ada tindakan apapun, Teror yang dialami oleh pemain timnas Indonesia tidak hanya berupa sinar laser saat pertandingan berlangsung di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, kemarin. Tim Merah Putih rupanya juga diteror dengan serbuk gatal yang ditabur di lapangan tempat latihan.Teks Jalan
Tampilkan postingan dengan label Berita-Lokal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita-Lokal. Tampilkan semua postingan
Senin, 27 Desember 2010
TIM LASER BERGAYA DI KANDANG
Sungguh sangat disesalkan pertandingan final leg pertama antara TIM Garuda vs TIM Malay di Stadion Bukit Jalil di nodai dengan perbuatan supporter malay yang arogan dengan menembakkan sinar laser dengan sengaja ke para pemain TIMNAS Garuda, perbuatan supporter malay tersebut sempat membuat pertandingan terhenti karena penjaga gawang Markus merasa terganggu dengan ulah supporter malay tersebut, sebenarnya hal tersebut juga membuat protes dari tim Vietnam yang sempat terganggu pada saat pertandingan merebutkan ticket ke semifinal tapi entah apa yang dilakukan oleh pihak keamanan dari stadion Bukit Jalil seolah-olah di biarkan saja tanpa ada tindakan apapun, Teror yang dialami oleh pemain timnas Indonesia tidak hanya berupa sinar laser saat pertandingan berlangsung di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, kemarin. Tim Merah Putih rupanya juga diteror dengan serbuk gatal yang ditabur di lapangan tempat latihan.Sabtu, 25 Desember 2010
Bromo Letuskan Vulkanik Bom
![]() |
| Aktivitas Gunung Bromo (ANTARA/Musyawir) |
Material vulkanik yang dimuntahkan dari letusan Gunung Bromo kian membesar setiap harinya. Bahkan saat ini letusan itu mengeluarkan 'vulkanik bom', yakni bebatuan yang terbentuk dari lava pijar yang terlontar dari kawah dan membeku.
"Vulkanik bom itu sebenarnya sebuah istilah untuk lontaran bebatuan, ukurannya lebih besar daripada abu dan lapili," kata Kepala Sub Bidang Pengamatan Gunung Api Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana dan Geologi Kementerian ESDM, Agus Budianto saat dihubungi VIVAnews.com, Sabtu 25 Desember 2010.
Jika ditilik dari ukurannya, vulkanik bom merupakan ukuran terbesar yakni lebih dari 64 milimeter (mm). Sementara untuk ukuran lapili berkisar dari 2mm sampai 64mm. Untuk ukuran abu hanya sebesar 2mm.
"Vulkanik bom itu sebenarnya sebuah istilah untuk lontaran bebatuan, ukurannya lebih besar daripada abu dan lapili," kata Kepala Sub Bidang Pengamatan Gunung Api Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana dan Geologi Kementerian ESDM, Agus Budianto saat dihubungi VIVAnews.com, Sabtu 25 Desember 2010.
Jika ditilik dari ukurannya, vulkanik bom merupakan ukuran terbesar yakni lebih dari 64 milimeter (mm). Sementara untuk ukuran lapili berkisar dari 2mm sampai 64mm. Untuk ukuran abu hanya sebesar 2mm.
Kamis, 23 Desember 2010
Bom Rakitan Meledak di Belakang Masjid Yogya
![]() |
| Illustrasi ledakan atau bom |
Sebuah bom rakitan meledak di belakang Masjid Syuhada, Kota Baru, Gondokusuman, Yogyakarta. Kepala Bidang Humas Polda DIY, Ajun Komisaris Besar Any Pudji Astuti mengatakan, bom itu meledak sekitar pukul 14.00 Waktu Indonesia Barat. "Jenis yang meledak bom rakitan yang terbuat dari pipa alumunium," tambah dia. Bentuknya mirip roket.
Bom rakitan tersebut memiliki panjang sekitar 50 meter berwarna putih mengkilat. Saat meledak, bom rakitan tersebut menyebabkan dentuman keras. Namun, informasi sementara, tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil.
"Barang bukti pecahan telah diamankan oleh jajaran Brimob ke Mapoltabes untuk dilakukan penyelidikan," tambah Any. Aparat kepolisian juga masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi yang diduga mengetahui peristiwa tersebut.
Kapolda DIY, Brigjen Ondang Sutarsa yang meninjau ke lokasi mengatakan, masyarakat jangan sampai terprovokasi terhadap kejadian aksi teror tersebut. Khususnya, terkait ledakan terjadi di rumah ibadah. Masyarakat jangan mau diadu. "Saling menjaga, kalau yang mencurigakan silahkan dicatat kalau perlu ditangkap," tambah dia.
Bom rakitan tersebut memiliki panjang sekitar 50 meter berwarna putih mengkilat. Saat meledak, bom rakitan tersebut menyebabkan dentuman keras. Namun, informasi sementara, tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil.
"Barang bukti pecahan telah diamankan oleh jajaran Brimob ke Mapoltabes untuk dilakukan penyelidikan," tambah Any. Aparat kepolisian juga masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi yang diduga mengetahui peristiwa tersebut.
Kapolda DIY, Brigjen Ondang Sutarsa yang meninjau ke lokasi mengatakan, masyarakat jangan sampai terprovokasi terhadap kejadian aksi teror tersebut. Khususnya, terkait ledakan terjadi di rumah ibadah. Masyarakat jangan mau diadu. "Saling menjaga, kalau yang mencurigakan silahkan dicatat kalau perlu ditangkap," tambah dia.
Sumber : • VIVAnews
Langganan:
Postingan (Atom)

